Salah Kita Tak Berteman

adsense 336x280 Sebuah sajak yang apa adanya...

Salah Kita Tak Berteman

Rasanya ga enak banget terjebak pada perasaan seperti ini
Perasaan antara harus bertahan atau lebih memilih benar-benar pergi dan tak kembali
Perasaan yang masih dipenuhi bayang-bayang kebaikan
Juga perasaan yang lelah dan ingin menghentikan

Sungguh
aku tak bisa membaca pikiranmu secara keseluruhan dan benar
Aku hanya bisa memahamimu lewat pandangan dari luar
Hanya dari apa yang tampak di mata
Aku tak tahu apa yang sebenarnya kau fikirkan
Tentangku, tentang kita, tentang harapan
Itu yang membuatku sulit memutuskan
Aku takut aku salah membaca sikapmu hanya dari luar

Jujur kali ini aku sudah lelah dan tak ingin mengulang kisah cinta yang sama
Aku tahu awal dan pertengahan yang indah itu
Pada akhirnya akan seperti ini
Kita tidak cocok
Namun aku juga heran mengapa aku masih mau melakukan semua ini
Mungkin benar, hubungan seperti ini layaknya rokok yang menjadi candu

Mungkin kita sama-sama memiliki perasaan
Tetapi kita tidak cocok.
Bahkan saat kita tak berkomunikasi lalu dipertemukan kembali
Kita seperti dua orang asing yang tak pernah saling kenal
Dan itu amat sangat menyakitkan

Benar lah kata seorang kawan,
Lebih baik bangunlah hubungan pertemanan terlebih dahulu
Sebelum berkomitmen untuk menjalin hubungan lebih
Hubungan pertemanan itulah yang tak akan pernah memberi kita batasan

Bisa ga kaya gini?
Hubungan itu menjadi pondasi awal yang mengokohkan hubungan selanjutnya
Hubungan pertemanan itu tak akan membuat kita saling benci saat sudah berakhir ikatan
Hubungan itu yang tak akan memberi kita batasan untuk saling peduli
Hubungan pertemanan itu yang membuat kita saling menjaga perasaan dan meredam emosi untuk menyakiti
Hubungan pertemanan itu yang membuat kita nyaman untuk bertukar cerita dan saling percaya
Itu lah kedekatan yang lebih berarti
Tapi, apa semua itu sudah kita miliki?
Belum. Atau lebih tepatnya 'tidak'.
Memang, sejatinya kita dua manusia yang dekat secara ikatan namun masih jauh dari kata saling memahami.

Entahlah. Seandainya saja aku bisa menjadi teman hidupmu,
Kamu menjadi teman hidupku.
Kamu lah tempat aku bermuara pada akhirnya
Saat tak ada lagi bahu untuk aku sandari selain bahumu
Saat muncul sebuah kenyamanan menceritakan keluh kesahku
Sehingga aku tak perlu menceritakan pada selainmu
Dan saat aku bisa menjadi pendengar yang baik bagimu
Yang menjadi tempat pelarian kedua saat kamu ingin mengadu
Setelah pelarian pertama ada pada Tuhan
Namun, aku ingat, itu semua hanya 'seandainya' yang mungkin takkan pernah menjadi nyata.

#Semarang, 20 Januari 2015
By: K.D.P adsense 336x280

0 Response to " Salah Kita Tak Berteman "

Post a Comment