Jangan Mencintai Manusia

adsense 336x280

Tak ada yang kebetulan. Kalaupun kita melihat sebagai sebuah kebetulan, sebenarnya ada sesuatu di balik sebuah kebetulan. Inilah cara Tuhan dan alam semesta memberi tahu padaku tentang sesuatu yang sebaiknya aku tahu. Aku menemukan catatan yang sangat menarik dan menyejukkan hati pada hoedamanis.blogspot.co.id. Berkali-kali setiap membaca, dalam hati aku berkata, “benar sekali, setuju banget, dan semacamnya.” Aku merasa catatan ini sangat pas dengan apa yang sedang aku rasakan belakangan ini. Maaf sudah meng-copy ke blogku, terima kasih mas Hoeda Manis telah memberikan banyak inspirasi dan
pengetahuan baru. Silakan kunjungi blog dia untuk teman-teman yang terus mencari sesuatu yang mencerahkan, menghibur, dan membahagiakan! :D <3<3

Cara Mudah Hidup Tenang, Tenteram, dan Bahagia
“Apa pun yang kaucintai, akan mencintaimu.”
Hukum itu benar, asal yang “kaucintai” bukan makhluk hidup.
Lebih spesifik, bukan manusia.
@noffret 


Seorang lelaki menemui filsuf bijaksana, dan bertanya, “Bagaimana cara agar saya selalu hidup tenang, tenteram, dan bahagia?”

“Mudah sekali, Nak,” jawab sang filsuf. “Yang perlu kaulakukan hanya satu—jangan pernah jatuh cinta pada manusia.”

“Jika saya tidak boleh jatuh cinta pada manusia, Tuan Filsuf, lalu saya harus jatuh cinta pada siapa?”

“Banyak sekali yang bisa kaucintai, Nak. Tuhan, alam semesta, tumbuh-tumbuhan di sekitarmu, pepohonan yang rindang, air yang jernih mengalir, bebatuan—apa pun. Selama kau tidak jatuh cinta kepada manusia, kau tidak akan pernah kecewa.”




Aku dan alam. hihi

Si lelaki terdiam sejenak, kemudian berujar, “Tapi sepertinya saya kurang mampu melakukannya, Tuan Filsuf. Bagaimana pun, saya tetap ingin jatuh cinta pada manusia.”

“Kalau memang begitu,” sahut sang filsuf, “cintailah siapa saja tanpa harapan ingin memiliki, atau harapan lain apa pun. Cinta kepada sesama manusia memang akan membuatmu bahagia, tetapi hanya cinta yang tanpa tendensi. Hanya dalam cinta semacam itu, kau tidak akan pernah kecewa.” 

Aku dan alam (juga). hehee
***

Tanggapanku sendiri terhadap pembahasan tersebut, aku sudah merasakan kebenaran apa yang disampaikan pada cerita di atas. Sebelumnya aku juga pernah mendengar, bahwa jika kita terlalu berharap pada manusia, yang akan kita dapat hanyalah kekecewaan. Berbeda dengan cinta dan pengharapan pada Tuhan, kita tidak akan merasa kecewa yang menyakitkan hati. Karena Tuhan selalu punya rencana yang indah yang tidak pernah kita tahu. Kalau pun Tuhan membuat kita kecewa karena apa yang kita inginkan belum dikabulkanNya, Tuhan dengan segera akan memeluk  kita dengan kasih sayangNya. Lalu menanamkan keyakinan bahwa jalan yang digariskanNya memang yang terbaik. Hanya saja kita tidak tahu bahwa Tuhan mempunyai waktu terbaik, rencana terbaik, untuk hidup kita. Pada akhirnya semua akan terasa manis saat kita mampu berpikir positif dan selalu bersyukur atas segala karunia yang telah Ia berikan. :) :*
Untuk kedekatan bersama alam dengan segala isinya, pun aku sudah merasakan kenikmatannya. Kuncinya adalah melihat lebih jauh kehidupan lain dengan berpikir positif, memaknai dan menikmati. :)
adsense 336x280

0 Response to " Jangan Mencintai Manusia "

Post a Comment