adsense 336x280
Ingin saja aku tabrak truk besar yang melintas di seberang jalan. Aku ingin mati. Pertunjukan-pertunjukan yang dipentaskan di panggung kampus setiap harinya membuatku muak. Aku lelah dengan semua ini. Kenapa Engkau skenariokan hidupku menjadi seperti ini?
Namun aku ingat orangtua, kakak, adik, semua keluarga yang masih sayang padaku. Meski sedikit.
Akhirnya, aku tetap mengendarai motor sambil terus beristighfar,
gerimis yang turun menyamarkan derasnya air mata yang mengalir dipipi. Badanku menggigil, gerahamku beradu sampai menimbulkan bunyian ‘keletuk-keletuk’. Hasil perpaduan gerimis dan angin yang cukup besar. Dingin sekali rasanya.
Tiba-tiba telingaku berdengung, penglihatanku sayup-sayup menjadi buram, mata ini tak mampu melihat dengan fokus. Hanya bisa menunduk ke arah tempat roda motorku berputar.
Tak tahu harus bagaimana. Tak pernah kurasakan gejolak hati yang seperti ini. Begitu kontras dengan kehidupan pergaulanku yang dulu pernah ada. Dan aku tahu betul, salah satu yang menyebabkan ini semua ada pada diriku adalah mereka, dua orang yang benar-benar telah membuatku jatuh, tak lagi merasa percaya diri untuk bergaul dengan orang-orang baru.
Namun, terkadang aku juga berpikir, ini salahku. Apakah hablumminannas-ku terlalu buruk? Ataukah ini yang sering orag sebut dengan ‘karma’?
Padahal Aku ingin menjadi orang yang menginspirasi dan membuat orang yang berbincang denganku bertambah keimanannya. Ah, itu mungkin terlalu tinggi, bahkan hanya pantas dijadikan mimpi.





Hari yang membuatku ingin mati. Pergi dari dunia yang kejam ini. Kamis, 12 Desember 2013
adsense 336x280

0 Response to " Aku Ingin Mati "

Post a Comment